Pencopotan Kapolda Kepri Kejutkan Anggota Kompolnas

Jum’at, 23 Januari 2009 , 21:36:00

JAKARTA – Mutasi yang dialami Brigjen (Pol) Indradi Thanos dari Kapolda Kepri menjadi perwira tinggi di Mabes Polri mengejutkan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Tidak menutup kemungkinan, memang terdapat penyebab tertentu sehingga Kapolri Jendral (Pol) Bambang Hendarso Danuri mengganti Indradi Thanos.

Anggota Kompolnas Laode Husein mengakui, mutasi yang terjadi atas Indradi memang terkesan mendadak dan mengejutkan. “Kita biasa melihat mutasi di tubuh Polri. Tetapi kalau baru lima bulan sudah diganti, itu memang jarang terjadi bahkan agak luar biasa. Jangan-jangan memang ada apa-apanya,” ujar Laode Husein yang dihubungi JPNN, Jumat (23/1) malam.

Meski demikian, katanya, Kompolnas tetap menghormati apapun keputusan Kapolri terkait mutasi di tubuh Polri itu. Laode menegaskan, dalam rangka tour of duty sudah pasti ada penilaian tertentu oleh Kapolri sehingga merasa perlu menarik Indradi sebagai pati di mabes polri.

Namun demikian, Laode memang tidak mengingkari tentang kemungkinan adanya hal janggal yang menyebabkan mutasi itu. “Mungkin saja ada apa-apa, tapi yang pasti Polri sudah pasti memiliki mekanisme internal untuk itu,” ujar Laode. Anggota Kompolnas yang juga membidangi wilayah Kepri, Novel Ali, juga mengaku terkejut dengan penarikan Indradi tersebut. “Saya malah baru tahu dari anda,” ujar Novel yang dihubungi JPNN. Menurut dosen di Universitas Diponegoro, Semarang ini, sebenarnya perfoma Indradi di Kepri cukup bagus. “Sekitar dua bulan lalu saya ketemu pak Indradi di Batam, visi dia mengembangkan Polda Kepri juga bagus,” ulasnya.

Meski tidak mempermasalahkan pencopotan Indradi dari kapolda Kepri, namun tetap saja Novel mengaku kaget dengan mutasi itu karena mantan Direktur Narkoba Bareskrim polri itu belum lama menjadi Kapolda. Disinggung apakah ada laporan masuk ke Kompolnas tentang Indradi selama menjadi Kapolda Kepri? Novel enggan menjawabnya. Novel hanya mengatakan, Indradi cukup akomodatif. “Tidak ada resestensi juga ke Kompolnas,” sambungnya.

Demikian pula saat disodori pertanyaan tentang beberapa kabar yang berhembus sehinga Kapolri harus mencopot Indradi, Novel juga tak mau mengomentarinya. “Kita tidak terlalu masuk ke persoalan wilayah seperti itu. Mutasi itu sudah kewenangan Kapolri,” ucapnya.(ara/jpnn)

Sumber link : http://m.jpnn.com/news.php?id=13104

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *